Tampilkan postingan dengan label Battle In Changsha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Battle In Changsha. Tampilkan semua postingan

04/03/17

[Review] Battle In Changsha- It's My Thought



Film-film hasil produksi Shandong Television never failed me ! setelah sukses membuatku speechless dengan apiknya drama Nirvana In Fire, Sekarang lagi-lagi aku dibuat terkesima dengan drama Battle In Changsha. Drama Battle in Changsha ini sebenarnya sudah tayang sejak tahun 2014 hanya saja aku baru menontonya beberapa hari terakhir. Dasarnya aku kurang suka dengan film yang terlalu berfokus pada medan perang, tapi disinilah hebatnya penulis pan tim produksi Battle In Changsha. Saat kalian menonton drama ini kalian akan sadar bahwa meski judulnya “Battle” tapi sesungguhnya focus utama dalam drama lebih kepada kisah sebuah keluarga.  Aku baisanya mengindari drama-drama tentang WWII karena menurutku drama yang berlatarkan perang dijaman itu dipenuhi dengan tragedi, perang berdarah-darah. Tapi drama ini benar-benar memiliki gaya bercerita sendiri, selain kisah romance hate to love yang seru untuk diikuti kita akan disuguhi kisah tentang lika-liku kehidupan keluarga besar Hu ditengah-tengah perang yang sedang bergejolak. Tak hanya dua pemeran utama, namun karakter-karakter peran pendukung juga luar biasa. 
Xue Junshan menurutku karakter yang paling unik didrama ini, benar-benar gak habis pikir dengan karakter si bapak satu ini, dia bener-bener mak comblang nomer wahid, bagaimana dia tidak dia adalah orang yang paling ambisius untuk menjodohkan Gu Qingming dan Xiang xiang yang bener-bener seperti Tom &Jerry. rasanya tanpa campur tangan xue junshan akan mustahil mereka bisa saling jatuh hati.
Ini dia nih beberapa percakapan Xia Junshan (XJ) dan Gu Qingming (GQ) diberbagai scene, lama-lami aku beru sadar ternyata dikebanyakan percakapan mereka junshan selalu membawa-bawa tentang si adik ipar ckckck bener-bener hardselling man !
 
XJ        :If our Xiangxiang married you, I'll be relived.

GQ       :Can you not always try to set up that devil in you  house and me?

XJ        :You should not admit it..you guys are destined Or else, why can you meet her where ever you go.

GQ      :That not destined. It's because it's a small world.

XJ        : I don't care if it's small or big It can only be small it's destined.
Love this part ! scene ketika Gu Qingming membantu xue junshan yang iliterate menuliskan surat wasiat (para prajurit biasanya akan menuliskan keinginan terakhir mereka sebagai antisipasi jika nanti mereka meninggal di medan perang) tapi malah….. LOL
GQ      : I will let you be my superior this time. You speak and I'll write it down. How about that?

XJ        : There is something that I am embarrassed to tell.

But since it's my will, let's write that down anyway. But since it's my will, let's write that down anyway. Xiangjun, I miss you and our child very much. You must take good care of the elders at home. Raise our child. Most importantly, you must find Xiangxiang a good husband Find someone who is in the military. Not a lowly ranked soldier. He must at least by a general. Must at least have studied in Germany and have the rank of a major. I'm not referring to you. Keep writing. This person must be well-mannered and erudite and have a good family background. These are the criteria.

GQ      : -_-  Zzzzz 
Haduuh pak junshan surat wasiat macam apa itu? dasar mak comblang kelas kakap  LOL.
Tapi dibalik kelakuannya yang gak jelas itu, siapa sangka seorang Gu QIngming diam-diam mengagumi sifat Shameless-nya Junshan loh, yaampun qingming dari semua sifat yang ada bisa-bisanya kamu mengagumi sifat itu hahaha. Hmm tapi emang sih sifat cuek junshan sometimes ada positifnya juga, dia gak terlalu ambil pusing dengan omongan orang yang ibarat pepatah biarkan anjing menggonggong kafilahpun berlalu hohoho.
GQ      :The truth is I respect you.

XJ        :Why am I worthy of your respect?

GQ      :I should learn from you that it is easier to survive being thick-skinned. If life can be disregarded,

XJ        :what's the big deal about disregarding dignity?

GQ      :I have given it a good thought, I should apprentice under you.  I should live life as shamelessly.  We can put our lives on the line, saving face is nothing worthwhile.

XJ        :An educated person like you is different from the rest. You are a fast learner at how to be a cad.
 
Satu lagi yang tak boleh ketinggalan untuk dibahas, kisah Romance di drama ini juga menarik untuk diikuti , bahkan diawal-awal karakter dua lead ini bener-bener bagaikan langit vs bumi dan minyak vs air, bayangkan saja karakter Gu qingming yang tegas, dingin, strict dan cuek sedangkan disisi lain xiang xiang memiliki karakter yang sangat childish dan sembrono, tapi seiring berjalanya waktu karakter dua lead character ini semakin berkembang. 

Drama ini memperlihatkan kepada kita bagaimana lika-liku hidup ditengah-tengah peperangan, setiap saat mereka harus siap kehilangan orang yang dicintainya satu persatu, belajar tentang arti patriotism sejati, hmm apalagi Negara kita ini dulu juga sempat dijajah oleh jepang. Gara-gara nonton drama Battle in Changsha ini aku jadi penasaran tentang pertempuran Sino-Jepang pada WW II, terutama pertempuran Changsha. Hmm semoga lain kali bisa nemu drama era republic yang sekeren ini :D






recomended blog about battle in Changsha here

related post :
Sinopsis Battle In Changsha
Lirik I will Remember You-Battle In Changsha ending Thema
 

















02/01/17

[Lyric+Translate Indonesia] I will remember You-Ost Battle In Changsha




我会得你 (I Will Remember You)- Wallace Huo ft.Yang Zi

天空染成了灰色
身后燃
怒放的青春
未到精彩就凋落
幸福 他在哪呢

不必计较那麼多
藉口只是太
不屈服就拼搏
就算明天没有我

时间来愈合

你要的快
支撑我的
明天我舍
承受辛酸 回沉默
却只能忍著
一句不
眼眶已然温
爱过

Romanization:
Tiānkōng rǎn chéngle huīsè
Shēnhòu ránshāozhe zhànhuǒ 
gāi nùfàng de qīngchūn 
wèi dào jīngcǎi jiù diāoluò 
xìngfú tā zài nǎ ne 

bùbì jìjiào nàme duō
jièkǒu zhǐshì tài ruǎnruò 
bù qūfú jiù pīnbó
jiùsuàn míngtiān méiyǒu wǒ 
wǒmen de tòng 
yòng shíjiān lái yùhé 

nǐ yào de kuàilè 
zhīchēng wǒ de zhízhuó 
wéi míngtiān wǒ shědé 
chéngshòu xīnsuān 
huíyīng chénmò
líbié qián què 
zhǐ néng qiáng rěnzhe shuō yījù bù ài wǒ 
yǎnkuàng yǐrán wēn rè huì jìdé 
àiguò

bùbì jìjiào nàme duō 
jièkǒu zhǐshì tài ruǎnruò 
bù qūfú jiù pīnbó
 jiùsuàn míngtiān méiyǒu wǒ 
wǒmen de tòng 
yòng shíjiān lái yùhé 

nǐ yào de kuàilè 
zhīchēng wǒ de zhízhuó 
wéi míngtiān wǒ shědé 
chéngshòu xīnsuān 
huíyīng chénmò
líbié qián què 
zhǐ néng qiáng rěnzhe shuō yījù bù ài wǒ 
yǎnkuàng yǐrán wēn rè huì jìdé 
àiguò

I will remember you
the sky painted in grey

flames of war burn behind us 
The youth that is supposed to bloom
has withered before it reached its peax
happiness - where is it?

Don’t worry too much
excuses are just signs of weakness
Fight on if we won't surrender
Even if i'm not there tomorrow
our pain
will heal within time

 the happiness you wish for you want happiness
pushes me to persist on support my dedication
for our tomorrow,
i'm willing to accept the sadness and silence
before parting, we can only endure
say you don't love
our eyes are already wet the vision is still tender
we'll remember; we loved

I will remember you
Langit yang berwarna abu-abu
Kobaran api perang membara dibelakang kita
Masa muda yang seharusnya bersemi
Layu sebelum mekar
Kebahagiaan- dimanakah ia berada?

Janganlah terlalu khawatir
Alsan hanyalah tanda kelemahan
Terus berjuang jika tak ingin menyerah
Bahkan jika esok aku tak ada disana
Luka kita
Akan sembuh seiring waktu

Kebahagiaan yang kau harapkan
Mendorongku untuk tetap bertahan
Untuk masa depan kita nanti
Aku bersedia untuk menerima segala kesunyian dan kesedihan
Sebelum berpisah, kita hanya harus menahannya
Katakana kau tidak mencintaiku
Mata kita sudah basah
Kita akan selalu ingat- kita saling mencintai