29/04/21

Review Drama My Annoying Brother

 



Spoiler Alert !

Drama My Annoying brother ini diperankan oleh dua cogan kesayangan yaitu D.O yang berperan sebagai si adek Go Doo Young dan yang  Jo Jung Sik yang berperan sebagai si kakak bernama Go Doo Shik.

Go Doo Young yang seorang yatim piatu adalah  seorang atlet judo nasional yang digadang-gadang bisa memenangkan gold medal di Olimpiade, namun sebuah benturan saat pertandingan membuatnya kehilangan pengelihatannya alias buta. Kemudian kita dibawa ke setting penjara di mana sang kakak sudah lama dipenjara karena kasus penipuan, nah jadi disitu kakaknya mendaftar untuk mendapatkan ampunan (parole), selama proses wawancara dia merendah kalau dia tak pantas untuk mendapatkan ampunann itu tapi dia harus menjaga adiknya yang sekarang buta, jadilah si polisi terenyuh dan ampunan itu dikabulkan, Doo Shik pun akhirnya bebas dari penjara.

Kupikir saat pulang nanti akan ada adegan mellow antara kaak beradik itu, maklum aku baca-baca bocoran kalau movie ini bakal punya cerita yang nyesek. dan ternyata…. Zonk! mereka bukan kakak beradik yang so sweet malah lebih seperti Tom and Jerry oh ya FYI mereka itu saudara tiri. Semua yang dikatakan saat wawancara di penjara hanyalah omong kosong belaka, malah setelah keluar dari penjara ia memanfaatkan Doo Young untuk mendapatkan uang bantuan disabilitas, beli mobil dengan diskon disabilitas dan lain-lain ckckckck. dan begitu pula dengan Doo Young, Ia yang sekarang buta dan sepanjang hari hanya dirumah benar-benar dibuat muak dengan kedatangan kakaknya yang malah membuatnya lebih suram. Doo Young sebenarnya berkali-kali dibujuk oleh pelatihnya Lee Soo Hyun (Park Shin Hye) untuk kembali menggeluti Judo dan masuk ke tim paraolympic (tim khusus bagi atet berkebutuhan khusus) namun ia menolaknya,ia benar-benar telah kehilangan semangat hidup.

Seiring waktu hubungan kakak beradik ini membaik, bahkan Doo Shik mengajari Doo Young bagaimana cara mendekati wanita, sumpah scene ini kocak banget sih. Namun takdir memang kejam suatu hari Doo Shik menemukan bahwa dirinya mengidap kanker pankreas dan sisa hidupnya tinggal tiga bulan Ia benar-benar merasa down, satu-satunya yang ada di pikirannya adalah bagaimana kehidupan Doo Young kelak jika nanti dirinya sudah tiada. akhirnya iapun bertekad untuk membuat Doo Young bisa menemukan kehidupannya kembali, ia berusaha meyakinkan sang adik agar mau menerima tawaran menjadi atlet paraolympic, bukan hal yang mudah, namun akhirnya Doo Young bersedia. dan sesuai dugaan hanya dalam beberapa bulan Doo Young berhasil menjadi perwakilan Korea untuk Para-olympic di Brazil, Doo young pun berangkat ke Brazil tanpa mengetahui bahwa penyakit sang kakak semakin parah dan sisa hidupnya sudah tak lama lagi.


Tepat sebelum pertandingan Final Doo Young akhirnya mengetahui kondisi kakaknya, ia ingin kembali dan meninggalkan final itu, namun pelatih Lee meyakinkannya bahwa melihat Doo Young menjadi juara pastinya adalah hal yang di harapkan oleh si Kakak, akhirnya Doo Young mengurungkan niatnya, dengan penuh perjuangan ia berhasil meraih medali emas.



aihhh scene di akhir pokoknya benar-benar membuatku termehek-mehek, aku begitu menyukai baimana film ini dengan tema yang sebenarnya simpel namun bisa membuat penonton tertawa dan menangis, sungguh sebuah perpaduan humor dan tearjerker yang apik, Sungguh 110 menit yang berkesan.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar